img description

Keutamaan Memakmurkan Masjid

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu’anhu- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda, “Bagian negeri yang paling Allah cintai adalah masjid-masjidnya, dan bagian negeri yang paling Allah benci adalah pasar-pasarnya.”

(HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah). 

 

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia menyatakan pada tahun 2020 Indonesia memiliki jumlah Masjid paling banyak di dunia yaitu mencapai 800.000 masjid. Artinya setiap 220 orang di suatu daerah setidaknya memiliki 1 Masjid di dekatnya. Apalagi masjid yang terdaftar di KEMENAG selalu mengalami peningkatan 20% pertahun. Bisa juga kita rasakan sebagai umat muslim, tidak sulit bagi kita untuk shalat di masjid. Hanya saja mungkin rute menuju masjid terdekat memang kadang susah ditemukan.

 

Namun sayangnya, dengan jumlah masjid paling banyak di dunia, bukan berarti semua masjid kita dalam kondisi baik. Bahkan KEMENAG pun tidak mengetahui bagaimana kondisi tiap masjid yang telah didaftarkan dalam datanya, mereka hanya mengetahui dari data berdasarkan proposal bantuan masjid yang masuk. “Dari setiap 1.000 jumlah masjid, yang dalam kondisi baik hanya 850 nya saja” ujar anggota Dewan Masjid Indonesia (DMI) HR Maulany. Masjid dengan kondisi kurang baik seperti atap bocor, bangunan nya ringkih, kurangnya kebersihan masjid, bahkan hancurnya bangunan masjid, akan membuat umat muslim enggan untuk beribadah disana. Yang berarti data masjid yang mengatakan setiap 220 orang memiliki 1 masjid di dekatnya adalah tidak akurat.

 

Banyaknya jumlah masjid di Indonesia menjadi suatu kebanggaan tersendiri karena banyak sekali keutamaan masjid yang tertulis dalam Al Qur’an dan Hadits, diantaranya adalah;

 

  1. MASJID ADALAH TEMPAT YANG DILINDUNGI ALLAH

وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنْ مَّنَعَ مَسٰجِدَ اللّٰهِ اَنْ يُّذْكَرَ فِيْهَا اسْمُهٗ وَسَعٰى فِيْ خَرَابِهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ مَا كَانَ لَهُمْ اَنْ يَّدْخُلُوْهَآ اِلَّا خَاۤىِٕفِيْنَ ەۗ لَهُمْ فِى الدُّنْيَا خِزْيٌ وَّلَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيْمٌ

Artinya: “Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (masjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.” (QS. al-Baqarah:114)

 

  1. BERIBADAH MASJID MENDAPATKAN PAHALA BERLIPAT GANDA

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

صَلاَةُ الجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلاَةَ الفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

 “Shalat berjama’ah itu lebih baik 27 kali lipat daripada shalat bersendiri.” 

(HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar – رضي الله عنهما -)

 

  1. DERAJAT ORANG YANG BERIBADAH DI MASJID AKAN DIANGKAT

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 ألا أدلكم على ما يمحو الله به الخطايا ويرفع به الدرجات ؟ إسباغ الوضوء على المكاره و كثرة الخطا إلى المساجد و انتظار الصلاة بعد الصلاة فذلكم الرباط فذلكم الرباط فذلكم الرباط

“Tidakkah kamu mau aku tunjukkan apa yang dengannya Allah menghapus dosa-dosa dan mengangkat derajat? Menyempurnakan wudhu dalam keadaan yang berat, memperbanyak langkah ke masjid dan menanti shalat setelah shalat. Itulah penjagaan sesungguhnya, itulah penjagaan sesungguhnya.” 

(HR. Muslim dari Abu Hurairah رضي الله عنهما).

 

  1. PAHALA ORANG BERIBADAH DI MASJID SAMA DENGAN PARA MUJAHID

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من جاء مسجدي هذا لم يأته إلا لخير يتعلمه أو يعلمه فهو بمنزلة المجاهد في سبيل الله ومن جاء لغير ذلك فهو بمنزلة الرجل ينظر إلى متاع غيره 

“Barang siapa datang ke masjidku ini, tidak lain kecuali untuk mempelajari kebaikan atau mengajarkannya, maka dia bagaikan mujahid di jalan Allah, sedangkan yang datang untuk selain itu maka bagaikan orang yang cuma melihat-lihat harta orang lain.” 

(HR. Ibnu Majah dan al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam al-Misykat)

 

Dan bagi umat Islam yang memakmurkan masjid, ada juga ayat Al Qur’an yang membicarakan tentang keutamaannya yaitu pada QS. at-Taubah:18

اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَ ۗفَعَسٰٓى اُولٰۤىِٕكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ

Artinya: “Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menuaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. at-Taubah:18)

Dapat disimpulkan dari banyaknya bukti keutamaan masjid, bahwa kita sebagai umat Islam sudah seharusnya mempunyai peran utama untuk memakmurkan masjid. Maka dari itu, tidak heran mengapa masjid banyak sekali dibangun dan menjadi platform orang-orang untuk beribadah dan mendapatkan pahala. Kita sebagai warga negara Indonesia juga harus bangga bahwa kita mempunyai masjid yang cukup banyak dan memadai agar kita mudah melaksanakan ibadah dimanapun.

Kamu sekarang dapat membantu memakmurkan masjid dengan mudah melalui aplikasi Masjidpedia. Telah tersedia platform dengan fitur-fitur yang lengkap untuk membantu kegiatan beribadah mu terutama dalam memakmurkan masjid. Sekarang tersedia di iOS and Android. Ayo, beribadah dan berpahala bersama dengan Masjidpedia! https://linkmix.co/3120374